Sabtu, 20 Juli 2013

LAILATUL QADAR

Bulan ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Pada bulan ini terdapat malam yang sangat dimuliakan oleh Allah SWT melebihi malam-malam yang lain. Malam itu disebut dengan malam Lailatul Qadar. Allah berfirman,
“ Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur sgala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar” (QS. Al-Qadr 97:1-5)

Ayatdiatas menggambarkan keutamaan lailatul Qadar, yaitu :
  1. Orang yang beribadah pada malam tersebut maka ia bagaikan beribadah selama 1000 bulan atau setara dengan  83 tahun 4 bulan.
  2. Para malaikat turun ke bumi, mengucapkan salam kesejahteraan kepada orang-orang yang beriman
  3. Malam itu penuh dengan keberkahan sampai terbit fajar
KAPAN LAILATUL QADAR DATANG???
Mengenai hal ini beberapa pendapat. Ada yang berpendapat bahwa lailatul Qadar terjadi pada 7 malam terakhir bulan ramadhan. Hal tersebut berdasarkan hadist,
“carilah Lailatul Qadar di sepuluh malam terakhir, namun jika ia ditimpa keletihan, maka janganlah ia dikalahkan pada tujuhmalam yang tersisa.” (HR. Muslim)
Ada juga yang berpendapat bahwa Lailatul Qadar terjadi pada malam ke dua puluh tujuh, sebagaimana ditegaskan oleh Ubay bin Ka’ab, ra. Namun pendapat yang paling kuat dari pendapat yang ada adlah Lailatul Qadar terjadi pada  malam ganjil dari sepuluh malam terakhir dan waktunya berpindah-pindah dari tahun ke tahun. Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW,
“carilah Lailatul Qadar di sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan pada Sembilan, tujuh dan lima malam yang tersisa.” (HR. Bukhori)
Sehingga tidak ada yang tahu pasti kapan Lailatul Qadar terjadi. Hal itu dimaksudkan agar terbedakan antara orang sungguh-sungguh ingin mencari Lailatul Qadar dengan orang yang malas.
Adapu tanda-tanda terjadinya Lailatul Qadar antara lain:
  1. Udara dan angina sekitar terasa tenang
  2. Malaikat menurunkan ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kenikmatan dalam beribadah disbanding dengan hati-hari lain
  3. Manusia dapat melihat mala mini dalam mimpinya, sebagaimana yang terjadi pada para sahabat
  4. Matahari terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW,
“Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.”

0 komentar:

Posting Komentar